Saksi Lima Calon “Walk Out”

PR Cetak – Rabu, 25 Agustus 2010

INDRAMAYU, (PR).-
Penghitungan manual hasil perolehan suara Pemilukada Kab. Indramayu di Aula KPU Indramayu, Rabu (24/8), diwarnai aksi walk out. Dari enam pasang peserta, saksi dari lima pasang calon keluar ruangan sebelum hasil penghitungan perolehan suara ditetapkan.

Aksi walk out pertama kali dilakukan saksi dari pasangan Uryanto Hadi-Abas Abdul Jalil (Urab). Saat itu, saksi pasangan Urab, Solihin melakukan interupsi ketika proses rekapitulasi dilakukan. Ia meminta KPU memberikan klarifikasi tentang proses distribusi surat suara dan kotak suara, yang dianggapnya menyalahi aturan.

Menurut Solihin, pelaksanaan pelipatan surat suara diketahui dilakukan di KPU Indramayu. Padahal, berdasarkan mekanisme, seharusnya dilakukan di tingkat panitia pemilihan kecamatan (PPK). Selain itu, kotak suara yang didistribusikan seharusnya satu kotak untuk satu TPS. Kenyataan di lapangan, jumlah kotak suara di satu TPS lebih dari satu.

“Kondisi itu, tentu saja menimbulkan kekhawatiran dan dugaan adanya pelanggaran dalam Pemilukada Indramayu,” ujarnya.

Tidak puas dengan jawaban KPU, saksi pasangan Urab akhirnya meninggalkan lokasi rekapitulasi suara. Secara berturut-turut para saksi dari empat pasangan lain, juga memilih meninggalkan Aula KPU Indramayu sebelum proses penghitungan dan rekapitulasi berakhir dan hanya menyisakan saksi pasangan Anna Sophanah-Supendi (Andi) yang tersisa.

Meskipun diwarnai aksi WO, proses rekapitulasi suara tetap dilakukan. Hasil rekapitulasi menunjukkan, pasangan nomor Andi berhasil meraih suara tertinggi dengan perolehan 510.215 suara atau 60,81 persen, disusul pasangan Urab dengan perolehan 124.450 suara atau 14,83 persen.

Sementara pasangan Gorry Sanuri-Ruslandi mendapatkan 94.826 suara (11,20 persen), pasangan Toto Sucartono-Kasan Basari mendapatkan 46,941 suara (5,60 persen), pasangan Api Karpi-Rawita dengan 44.993 (5,04 persen), dan pasangan H. Mulyono Martono-Handaru Wijaya Kusumah dengan 17.561 (2,09 persen). Suara sah sebanyak 838.986 sedangkan suara tidak sah 19.245.

Ketua KPU Indramayu, Khotibul Umam menyatakan, setelah dilakukan penetapan suara, tahapan selanjutnya adalah pengumuman penetapan calon terpilih oleh KPU Indramayu, Jumat (27/8) .

“Meskipun berita acara hanya ditandatangani saksi dari pasangan Andi, proses penetapan rekapitulasi suara yang kami lakukan tetap sah,” kata Khotibul. (A-96)***

This entry was posted in Berita Pilkada. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s