Cabup Mulyono dan rakyat Indramayu (7)

Tidak terasa waktu pelaksanaan Pilkada Indramayu tinggal seminggu lagi atau Rabu (18/8) depan. Arah dan masa depan Indramayu lima tahun ke depan tinggal seminggu lagi ditentukan rakyat Indramayu. Sebanyak 1.335.036 jumlah pemilih dalam daftar pemilih tetap (DPT) telah ditetapkan KPU Indramayu. Merekalah yang kelak akan menentukan arah dan masa depan Indramayu.

Terus memanfaatkan waktu kampanye yang disediakan, Cabup Mulyono Martono dan tim berkeliling kembali ke desa-desa di segenap wilayah Indramayu. Hari Senin (9/8) lalu, pada sore harinya berdialog dengan kalangan warga Sukaperna yang mayoritas petani. Dialog ringan, diselingi gelak tawa mengiringi dialog Cabup Mulyono dengan para penentu masa depan Indramayu ini.

***

Malam harinya, Cabup Mulyono mengunjungi desa Sukagumiwang, kecamatan Sukagumiwang. Desa yang juga mayoritas petani ini kembali menjadi wilayah sosialisasi Cabup Mulyono yang sangat perhatian dengan persoalan mayoritas profesi penduduk Indramayu ini. Berbagai hal terkait sektor pertanian, didengarkan dengan kesungguhan hati oleh Cabup Mulyono dan didialogkan bersama mereka. Beberapa kemungkinan solusi pun sempat disampaikan Cabup Mulyono.

***

Kegiatan Cabup Mulyono di hari Selasa (10/8) cukup padat. Dimulai dengan kunjungan ke Pasar Jatibarang, Cabup Mulyono memulai sosialiasi dan sekaligus kampanye dialogisnya. Rupanya, di daerah yang dulu pernah menjadi wilayah pengabdiannya selaku Camat Jatibarang ini, warga masih mengenalinya dengan baik. Maka, panggilan “Pak Camat” pun acap kali terdengar. Sembari mengecek harga kebutuhan pokok yang merangkak naik menjelang puasa, Cabup Mulyono pun melakukan dialog dengan segenap warga Indramayu baik yang berdagang di Pasar Jatibarang maupun para pengunjung.

***

Sesudah dirasa cukup di Pasar Jatibarang, Cabup Mulyono siang harinya meluncur ke Karang Sengon di Kedokan Gabus. Di desa dengan mayoritas petani ini, Cabup Mulyono kembali mensosialisasikan kebijakan utama yang pro petani dan bagaimana memecahkan masalah-masalah yang terkait dengan persoalan petani.

***

Kunjungan terakhir Cabup Mulyono di hari Selasa (10/8) itu adalah di Bongas. Sesudah shalat Isya dan dilanjutkan dengan Tarawih pertama, Cabup Mulyono bertemu dengan warga Blok Kacep yang telah memenuhi halaman salah satu warga tersebut.

Rangkaian kegiatan Cabup Mulyono Senin (9/8) dan Selasa (10/8) lalu, adalah bagian dari ikhtiar membangun  kesadaran segenap warga Indramayu yang kelak akan menentukan arah dan masa depan Indramayu pada Pilkada Indramayu 18 Agustus minggu depan. Cabup Mulyono percaya bahwa pada dasarnya rakyat Indramayu jauh-jauh hari telah siap mengikuti pesta demokrasi. Hanya saja, kondisi sosial politik akhir-akhir ini terkadang memang tidak menguntungkan rakyat yang sebenarnya memiliki kedaulatan penuh di era reformasi ini. Upaya menakut-nakuti, memaksa dan bahkan mengintimidasi rakyat dirasakan terjadi, meski kadang tidak mudah membuktikannya. Karena rakyat sendiri mungkin takut jika bicara apa adanya, nasib mereka bisa kurang menguntungkan. Karena itu, di setiap kampanye dialogis Cabup Mulyono tak henti-hentinya mengingatkan agar tak perlu khawatir dan takut menggunakan hak pilih sesuai hati nurani. Selain ini adalah era kebebasan, Undang-undang memberi sanksi berat bagi pihak-pihak yang diketahui melanggar aturan Pemilu. Semoga pelaksanaan Pilkada Indramayu 2010 di bulan Ramadhan ini, akan membawa kebaikan dan berkah bagi masa depan Indramayu. Amin.***

***

This entry was posted in Dari POSKO. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s