Cabup Mulyono dan rakyat Indramayu (5)

Tim Sukses Cabup Mulyono makin merasakan bahwa metode kampanye dialogis langsung kepada rakyat Indramayu yang ditempuhnya saat ini makin menunjukkan dampak positif. Di setiap kampanye dialogis yang dihadiri Cabup Mulyono, perhatian dan semangat rakyat untuk menghadirinya makin meningkat dari sisi partisipasi. Hanya dengan mengumumkan kepada warga dimana kampanye dialogis akan dilaksanakan, maka segenap warga langsung bergotong royong mencarikan tempat terbaik untuk menampung warga yang hadir. Biasanya, di halaman salah satu warga yang diperkirakan cukup luas. Seperti halnya di desa Bondol, Kecamatan Pasekan. Kampanye dialogis hari Sabtu malam (7/8) lalu dihadiri sekitar dua ratus orang. Tidak hanya warga desa Bondol, rombongan warga desa Pekandangan pun turut hadir menyesaki halaman luas salah satu warga Bondol tersebut. Desa Bondol yang mayoritas petani empang dan nelayan itu, sangat antusias menanti kedatangan Cabup Mulyono dan rombongan. Tak ada yang memaksa mereka untuk hadir, tak ada yang menjanjikan pemberian dasket apalagi dastus jika mereka menghadiri kampanye dialogis Cabup Mulyono. Yang dijanjikan adalah itikad kuat menyongsong Indramayu yang lebih baik lima tahun mendatang. Yang dijanjikan adalah keyakinan bahwa cara memerintah Indramayu, harus diubah. Paradigma rakyat melayani pemerintah, harus diakhiri. Pemerintahlah yang melayani, mengurus dan bertanggungjawab kepada kesejahteraan rakyat. Paradigma pemerintah menakut-nakuti rakyat, harus diakhiri di jaman reformasi ini. Rakyat berhak, bebas dan memiliki hak penuh merancang Indramayu yang lebih baik, lebih maju dan lebih adil. Indramayu tak boleh kembali ke masa lalu. Karena rakyat Indramayu adalah subyek, bukan obyek.

Tak ada deru motor meraung-raung dan sound system memekakkan telinga yang biasa ditemui pada kampanye ruang terbuka. Cukup satu sound system portable yang bisa ditenteng kemana pun, yang menemani Cabup Mulyono dan Tim ketika turun langsung menemui rakyat. Bukan siapa yang kuat sound systemnya yang memenangkan hati rakyat, tapi siapa yang memiliki kepedulian dan kepekaan akan suara hati rakyat-lah, yang akan memenangkan hati seluruh rakyat Indramayu. Sesekali gelak tawa terdengar dan celetukan bagai anak kepada bapaknya, adalah hal yang seringkali ditemui ketika Cabup Mulyono bertatap muka dengan rakyat Indramayu, dimanapun ia bertandang baik di sebuah rumah penduduk yang apa adanya, maupun yang digelar di halaman jika diperkirakan warga yang hadir cukup banyak.

Mendahului kampanye di desa Bondol, pagi harinya Cabup Mulyono datang dan menyapa warga di desa Panyingkiran Lor, Kecamatan Cantigi.

Ya, benar kata Bung Hatta di awal masa kemerdekaan, “ Saya akan naik bersama rakyat, dan saya pun akan turun bersama rakyat…”

***

Gambar kampanye dialogis Cabup Mulyono di desa Bondol, Jumat malam (8/8).

***

Gambar kampanye dialogis Cabup Mulyono di desa Panyingkiran Lor, Jumat pagi (7/8).

***

This entry was posted in Dari POSKO. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s