Cabup Mulyono dan rakyat Indramayu (4)

Kegiatan Cawabup Handaru Wijaya Kusumah pada hari Rabu (4/8) adalah bersilaturahmi sekaligus sosialisasi pasangan MULYA-JAYA dengan nomor urut 2 di desa Gunungsari, Kecamatan Sukagumiwang, Indramayu. Begitu tiba, Cawabup Handaru langsung menuju ke rumah salah seorang warga dan melakukan dialog secara langsung dengan mereka. Sama seperti kegiatan-kegiatan kampanye dialogis sebelumnya, terasa sekali bahwa rakyat Indramayu sangat senang didatangi calon pemimpinnya ini. Mereka berdialog tanpa jarak dan langsung menyampaikan aspirasi serta harapan mereka terhadap masa depan mereka.

Sementara itu, malam harinya Cabup Mulyono Martono mengunjungi  Kecamatan Kroya. Seperti melepas kangen dengan mantan Camat Gabus Wetan ini, kampanye Cabup Mulyono malam hari itu memberikan semangat baru. Halaman salah satu warga desa yang cukup luas, dan pada musim panen padi digunakan untuk menjemur padi itu pun, nyaris tertutup sedemikian banyak warga desa Kroya yang datang menghadiri kampanye dialogis Cabup Mulyono. Mungkin juga mereka ingin nostalgia dengan mantan Camat Gabus Wetan yang pada masa itu desa Kroya masih dibawah Kecamatan Gabus Wetan. Penerangan seadanya dan hanya ditemani minuman air mineral, tak menyurutkan semangat warga mendengarkan paparan bagaimana Cabup Mulyono memajukan Indramayu dan rakyatnya jika ia diberi kesempatan dan diamanatkan memimpin Indramayu lima tahun ke depan. Lebih banyak menggunakan bahasa Dermayonan, dan sesekali diselingi gelak tawa, dialog dengan rakyat desa Kroya pun mengalir dengan lancar. Cabup Mulyono pun menguraikan langkah-langkah strategis yang akan ia ambil dan program pemercepatan layanan publik jika ia terpilih kelak. Sebagai contoh, untuk memecahkan persoalan sulit dan mahalnya pembuatan KTP, Cabup Mulyono merencanakan layanan KTP keliling ke desa-desa ataupun kecamatan. Pemerintah yang akan mendatangi dan melayani rakyat, bukan rakyat yang dibuat menunggu pemerintah, ujar Cabup Mulyono. Untuk mengatasi sadon (kemarau), bisa bekerja sama dengan Kabupaten Sumedang. Kabupaten Sumedang diminta bantuan kerjasamanya untuk menyediakan tempat penampungan air irigasi, sementara pendanaan tentu dari APBD Indramayu. Nampak sekali Cabup Mulyono begitu dekat, membaur dan memiliki hubungan emosional dengan rakyat desa Kroya. Mengakhiri kampanye dialogisnya, Cabup Mulyono mohon doa restu kepada rakyat desa Kroya sembari mengingatkan warga akan adanya kemungkinan politik uang dasket (seendas seket), karena pilihan mereka pada 18 Agustus kelak benar-benar menentukan titik balik Indramayu lima tahun ke depan.

Ya, pemimpin yang baik adalah pemimpin yang tahu persoalan rakyatnya, mau terjun langsung mendengar keluhan rakyatnya dan memberi jalan keluar terbaik.***

This entry was posted in Dari POSKO. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s