Mulya-Jaya Fokus pada Sektor Pertanian

PR Cetak – Kamis, 5 Agustus 2010

INDRAMAYU, (PR).-
Pola pengerahan massa dan orasi politik ternyata belum diminati pada kandidat bupati/wakil bupati pada putaran pertama kampanye Pemilukada Kab. Indramayu. Pasangan nomor urut dua, Mulyono Martono dan Handaru Wijaya Kusuma (Mulya-Jaya), juga memilih kampanye simpatik dengan mendatangi langsung masyarakat, Rabu (4/8).

Untuk memanfaatkan jatah waktu kampanye, Mulyono-Handaru yang didampimgi tim sukses dan para kader pendukung mereka, membagikan stiker dan pamflet yang mencantumkan empat langkah strategis pembangunan Kab. Indramayu ke depan.

“Sesuai dengan visi dan misi, kami akan berupaya untuk menciptakan Indramayu yang ketika kemarau ada air, ketika musim hujan tidak kebanjiran, hasil pertaniannya dihargai bagus, dan infrastruktur seperti jalan desa dan irigasi tersedia dan berfungsi optimal,” kata Mulyono di sela-sela kampanye simpatik di Jln. Olah Raga, Kab. Indramayu.

Melalui empat langkah strategis itu, Mulyono yakin mampu membantu dan meningkatkan kehidupan para petani Indramayu. “Sektor pertanian dan petaninya jadi fokus perhatian karena memang sebagian besar penduduk Indramayu adalah petani padi. Dari sekitar 1,8 juta jiwa penduduk Indramayu, sekitar 1,2 di antaranya berprofesi sebagai petani,” katanya.

Mulyono juga menyebutkan, masyarakat miskin di Indramayu masih banyak. Saat menuturkan visi dan misi beberapa waktu lalu, dia menyebutkan, jumlah masyarakat miskin di daerahnya mencapai 35,21 persen atau sekitar 633.000 orang. Penyebabnya adalah kemampuan daya beli yang lemah.

“Daya beli yang rendah itu disebabkan soko guru ekonomi di Indramayu, yakni pertanian, tidak ditangani secara komprehensif. Padahal, pertanian adalah profesi sebagian besar warga Indramayu,” katanya.

Pasangan Mulya-Jaya sangat memahami kondisi para petani sehingga mereka menempatkan sektor pertanian dalam prioritas utama program pembangunannya. “Ketika ada permasalahan, seorang petani tentunya tidak akan bisa langsung mengadu kepada gubernur atau presiden, tapi ke bupati. Untuk itu, Bupati Indramayu sudah tentu harus memahami kondisi para petani,” kata Mulyono

Pada kampanye putaran pertama, Mulyono-Handaru mendatangi masyarakat di beberapa titik, di antaranya Kec. Jatibarang, Kec. Kroya, dan Kec. Sukagumiwang. Sementara anggota tim sukses dan kader pendukung mereka melakukan sosialisasi di beberapa kecamatan lain.

“Kampanye simpatik kami pilih karena dinilai lebih efektif dan bisa langsung berhadapan dengan rakyat dan tokoh masyarakat setempat. Jadi, tidak usah berbondong-bondong menggunakan kendaraan dan lainnya karena itu akan berisiko. Lebih baik seperti ini karena memang lebih efektif,” kata Ketua Tim Kampanye Mulya-Jaya, Amyadi. (A-177)****

 

This entry was posted in Berita Pilkada. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s